Sunday, 21 June 2015

3 Running Apps yang Wajib Terinstall di Smartphone Kamu!

0 comments

Go Youth!

Lari adalah olahraga sederhana yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan youngster. Hanya butuh sepatu lari untuk melakukan olahraga ini agar terhindar dari cedera. Olahraga ini bisa dilakukan dimanapun sesuai dengan keinginan Youngster seperti, di jalan raya, komplek perumahan, jogging track di taman kota, dan pusat olahraga seperti stadion atau gelanggang olah raga. Youngster juga bisa berlari di dalam ruangan dengan menggunakan threadmill. Untuk waktu sangatlah fleksibel, pagi, sore, atau malam bisa menjadi pilihan Youngster sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lari belakangan ini sangat populer di kalangan anak muda terbukti dengan banyaknya komunitas lari dan berbagai event lari seru seperti 5K, 10K, Half-Marathon, color run dan light run. Seiring dengan banyaknya anak muda yang menjadikan lari sebagai kebiasaan untuk menjaga kondisi tubuh, maka bisa lari bisa dianggap gaya hidup bagi sebagian anak muda di Indonesia.

Di zaman serba teknologi seperti sekarang ini, semua kegiatan bisa didukung oleh teknologi seperti applikasi di smartphone termasuk lari. Umumnya pelari membawa gadget seperti ipod untuk mendengarkan musik sebagai hiburan agar lari menjadi lebih menyenangkan. Tetapi sekarang ada Running Apps yang termasuk dalam aplikasi olahraga yang bermanfaat buat Youngster yang hobi berlari. Aplikasi ini menggunakan sistem GPS yang bisa mengukur jarak, kecepatan dan waktu saat berlari in-Realtime. Berikut ada 3 Running Apps yang wajib terinstall di smartphone:

Nike+ Running

Aplikasi ini adalah milik Nike yang merupakan produsen alat olahraga asal negeri Paman Sam, Amerika. Nike+ Running diperuntukkan bagi pemula hingga profesional untuk memaksimalkan kualitas para pelari. Aplikasi ini memanfaatkan sistem GPS untuk mengukur jarak tempuh, kecepatan, dan waktu mulai dari awal berlari hingga selesai. Selain itu aplikasi ini juga bisa menghitung berapa jumlah Kalori yang terbakar setelah berlari. Yang keren dari aplikasi ini adalah heat-map yang ditampilkan setelah selesai berlari. Sistem ini menghitung kecepatan berlari kita dengan memberi warna hijau untuk kecepatan tercepat, dan warna merah untuk kecepatan terlambat. Aplikasi ini juga memberi semacam penghargaan setelah kita menyelesaikan lari yang bisa dijadikan motivasi tersendiri bagi pernggunannya untuk ‘unlock’ setiap penghargaan yang ada. Masih banyak fitur keren yang ada di aplikasi ini seperti, Invite Friend, Challenges, dan membuat playlist musik kita sendiri.

Adidas miCoach Train & Run 

Aplikasi ini juga milik produsen alat olahraga ternama asal Jerman yaitu Adidas. Aplikasi ini menggunakan sistem GPS untuk mengukur jarak tempuh, kecepatan dan waktu tempuh saat berlari. Aplikasi ini juga mengukur pembakaran kalori saat berlari. Sama seperti Nike+, miCoach memberikan penghargaan ketika pelari telah menyelesaikan lari. Yang spesial dari Adidas miCoach adalah fitur yang bisa meningkatkan kualitas atau performa pelari dengan menyediakan lebih dari 400 latihan kekuatan dan fleksibilitas tubuh. Adapun fitur ‘real-time voice coaching’ dalam aplikasi ini yang bisa membantu pelari untuk menjalankan latihan.

Runkeeper

Aplikasi ini milik perusahaan FitnessKeeper, Inc. Sama seperti dua aplikasi running sebelumnya, fungsi utama aplikasi ini adalah mengukur jarak tempuh, kecepatan, waktu tempuh dan tentunya kalori yang terbakar setelah kita berlari. Aplikasi ini juga menyediakan fitur kalender untuk menjadwal lari penggunnanya. Runkeeper juga secara otomatis terintegrasi dengan aplikasi musik yang ada di smartphone. Adapun fitur untuk seseorang yang ingin menurunkan berat badan dengan berlari.  Fitur ini bernama ‘running for fat loss’ berisi tentang latihan penurunan berat badan yang dirancang oleh Mike Deibler M.S., C.S.C.S seorang ahli kebugaran Amerika sekaligus pemilik San Diego Premier Training.

Nah, itulah 3 aplikasi yang  wajib Youngster install di smarpthone. Semua Running Apps tentu punya fitur yang berbeda untuk mendukung lathian lari setiap orang. Tetapi jangan lupakan fungsi utama Aplikasi ini adalah untuk menunjang dan mingkatkan kualitas lari dan performa pelari. Terlebih lagi, Youngster bisa share kegiatan larinya di media sosial seperti facebook, twitter atau path. Manfaatkan juga fitur ‘invite freinds’ yang disediakan oleh Aplikasi diatas sebagai motivasi untuk berlari lebih giat lagi, agar tidak kalah dengan teman anda :D

Selamat membaca! Semoga bermanfaat!

Continue reading ...

Tuesday, 9 June 2015

Tato Indonesia: Dari Tradisional Hingga Modern.

0 comments
Go Youth!!

Kali ini saya akan membahas tentang perkembangan tato indonesia yang merupakan salah satu tato tertua di dunia.

www.indonesia.travel




Tato adalah sejenis seni melukis tubuh menggunakan tinta dan alat sejenis jarum dan memakai kulit sebagai kanvasnya. Tato menjadi sebuah identitas bagi beberapa masyarakat asli Indonesia seperti Mentawai, Dayak dan Sumbawa. Tato digunakan untuk berbagai alasan dan tujuan seperti melindungi seseorang dari gangguan roh jahat, membawa kesuburan pada rahim, pertanda pencapaian usia tertentu, identitas keluarga atau klan, status sosial, dan melindungi seseorang di kehidupan setelah kematian (Handoko, 106). Di masyarakat mentawai tato dibuat menggunakan tulang binatang, cangkang kerang bahkan gigi hiu. Sedangkan tintanya terbuat dari campuran daun pisang dan arang tempurung kelapa dan dicampur dengan air tebu (Olong, 205).

Di kota metropolitan nasib seni tato berbanding terbalik dengan yang ada di masyarakat asli seperti Mentawai, Dayak, dan Sumbawa. Di era orde baru tato dianggap identik dengan kriminal, gang, dan narapidana. Bisa dibilang orang bertato selalu meresahkan masyarakat. Pada awalnya pemuda Indonesia memakai tato sebagai identitas dari fesyen, musik dan subkultur. Tetapi pemikiran pemerintahan orde baru tentang tato sangat berbeda, mereka beranggapan bahwa aktivitas seperti itu harus dikontrol karena sangat berpotensi menyebabkan pemberontakan dan bisa mengganggu stabilitas negara (Olong, 248). Dengan bantuan tokoh terkemuka seperti sosok pemimpin religius di Indonesia, pemerintah memberi stigma kepada publik bahwa tato adalah kriminal. Sejak saat itu tato mempunyai citra negatif di mata masyarakat. Bahkan banyak peristiwa tidak mengenakkan yang bersangkutan dengan tato, seperti peristiwa Petrus atau penembakan misterius yang mayoritas korbannya adalah orang bertato.

Saat ini seni tato sudah bisa diterima masyarakat luas ditandai dengan banyaknya studio tato yang menjamur di berbagai kota kecil hingga besar di Indoensia. Perubahan makna tato dari kriminal menjadi seni yang dikagumi disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah publik figur yang memakai tato. Turner menatakan bahwa tato di kalangan selebriti di zaman modern ini sedikit banyak merubah stigma bahwa tato bukan sebuah bentuk kriminal tetapi tato adalah seni yang berkembang sebagai fesyen, gaya hidup, dan identitas. Hal itulah yang menjadikan tato menjadi diterima di masyarakat luas. Meskipun demikian tidak sedikit juga yang masih terpengaruh stigma orde baru mengenai tato.

Nah, itulah informasi singkat mengenai perkembangan seni tato di Indonesia. Buat para Youngster pencinta seni tato atau yang tertarik untuk melukis tubuhnya tidak perlu takut mendapat citra jelek karena tato adalah seni bukan kriminal. Jadi buatlah tato jika ingin membuatnya, dengan cara memilih tattoo shop yang benar yang mempunyai alat” yang bagus dan steril maka Youngster tidak 
perlu takut terkena penyakit seperti Hepatitis.


Selamat mebaca, Semoga bermanfaat!

Referensi;

Handoko, C. Tri. “PERKEMBANGAN MOTIF, MAKNA, DAN FUNGSI TATO DI KALANGAN NARAPIDANA DAN TAHANAN DI YOGYAKARTA.” Makara, Sosial Humaniora 14.2 (2010): 107-116


Continue reading ...

Friday, 5 June 2015

Pomade: "Obat Ganteng" Dari Dulu Hingga Kini

0 comments

Go Youth!!

Tahukah Youngster asal pomade dan gaya rambut pompadour atau slickback yang sekarang lagi ‘nge-trend’?

Nah saya akan berbagi informasi seputar pomade dan gaya rambut yang memakai pomade. Pomade adalah zat atau bahan berminyak yang agak keras yang digunakan untuk membentuk atau menata rambut. Pomade sebenarnya populer di tahun 50an berkat The King Elvis Presley. Pomade yang dipakai oleh Elvis pada saat itu ber-merk Royal Crown Pomade. Ada fakta menarik disini, ternyata pomade yang dipakai oleh Elvis Presley adalah pomade favorit orang Afrika-Amerika di salah satu distrik tempat Elvis tinggal. Orang Afrika-Amerika memakai pomade untuk mengatur rambut mereka yang cenderung kaku dan susah diatur. Dengan memakai pomade, mereka bisa membentuk rambut sesuai dengan keinginan mereka.

Elvis tertarik memakai pomade sejak dia rutin menghadiri gereja orang Afrika-Amerika setiap minggu di lingkungannya. Saat itulah, Elvis mencari tahu apa yang digunakan orang Afrika-Amerika untuk membentuk rambut uniknya. Elvis menjadi berbeda dengan rambut tersisir rapih kebelakang dan dia menjadi pusat perhatian di SMA nya. Dia memakai pomade hingga dia menjadi penyanyi Rockabilly terkenal. Pomade adalah rahasia maskulinitas Elvis Presley dan menjadi bagian dari Rockabilly.

Lalu bagaimana dengan asal gaya rambut pompadour?

Nah, gaya rambut pompadour yang melegenda sebenarnya bukan Elvis yang menciptakannya. Jauh sebelum Era Elvis Presley, tepatya pada abad ke-18 ada orang Perancis bernama Jeanne-Antoinette Poisson (1721-1764) atau yang lebih dikenal dengan nama Marquise de Pompadour yaitu istri dari Raja Louis XV. Dia menciptakan gaya rambut ini dengan konsep utama yaitu menyisir rambut depan ke atas hingga memperlihatkan dahi, dan menarik rambut samping sampai ke belakang. Saat itu gaya rambut ini terkenal dikalangan bangsawan wanita.

Di Indonesia gaya rambut rapih tersisir ke belakang sudah ada pada era presiden pertama kita Soekarno. Orang – orang menyebutnya ‘Klimis’ tidak berbeda jauh dengan gaya rambut slick back. Klimis sebenarnya diasosiasikan sebagai penampilan rapih pria dari ujung kepala hingga unjung rambut. Kebanyakan pria Indonesia pada tahun 50an berambut pendek dan rapih tersisir karena pada waktu itu Preseiden Soekarno melarang pria berambut gondrong. Pomade lokal yang populer pada waktu itu adalah Rita dan Tancho.

Sekarang ini, banyak pilihan pomade buat para Youngster yang ingin berpenampilan keren dan rapi atau biasa disebut Klimis. Mulai dari pomade lokal seperti Rita, Rivon, Tancho, dan Slickboy Deluxe hingga impor seperti Murray’s, Suavecito, Uppercut, and Cock Grease bisa menjadi pilihan Youngster. Gaya rambut yang identik dengan penggunaan pomade juga semakin beragam, tinggal pilih saja yang cocok dengan Youngster.

Selamat menbaca, Semoga Bermanfaat!!

Continue reading ...
 

Copyright © Live Like a Youth Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger